Humas Undana
  • 16 Februari 2022
  • 275 Pembaca

Undana Melakukan Beauty Contest Pemilihan Mitra Kerjasama Bank Operasional

Sebanyak 5 (lima) perusahaan perbankan bersaing menjadi mitra kerjasama Universitas Nusa Cendana (Undana). Ke 5 bank tersebut, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Perusahaan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dan Bank Mandiri.

Persaingan 5 bank tersebut ditunjukan melalui Beauty Contest Pemilihan Mitra Kerjasama Bank Operasional dan Pelayanan Perbankan Undana, yang digelar di Aula Lantai III, Rektorat Undana, Selasa hinga Rabu (8-9/2/2022).

Dalam kontest tersebut, masing-masing perwakilan bank diberi durasi waktu 20 menit, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dengan para dewan juri selama 1 (satu) jam.

Pada hari pertama gelaran kontes, tiga bank yaitu BRI, BNI dan BTN langsung menunjukkan keunggulan-keunggulan produk inovasi, seperti tabungan, giro, deposito dan obligasi. Begitupun dengan kualitas layanan, seperti rekening gaji tanpa biaya administrasi, responsif dan tepat waktu,serta akses layanan, dan daya saing bank.

Sementara itu, pada hari kedua, perwakilan dua bank – Bank NTT dan Bank Mandiri – tak kalah menampilkan kualitas layanan yang telah dilakukan selama ini di Indonesia, khususnya di NTT diantaranya soal bank operasional, mobile banking, bunga kredit hingga dana Corporate Social Responsibility (CSR), suku bunga pinjaman, hingga pelayanan secara digital yang telah dilakukan kepada konsumen dalam hal ini Peguruan Tinggi Negeri (PTN), termasuk Undana. 

Para anggota dewan juri yang ikut menilai kontes tersebut, antara lain para-Dekan, Direktur Pascasarjana (PPs), Kepala Biro, Kepala Lembaga, Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI), Kepala Unit Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) hingga dosen dan pegawai. Sementara dewan juri utama, yakni Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc, Plt. Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Sipri Suban Garak, M. Sc, dan Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, Ir. Jalaludin, M. Si.

Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc ketika membuka kegiatan tersebut menyatakan, sejak menjadi kampus dengan status Pengelolaan Keuangan (PK) Badan Layanan Umum (BLU) 2017 lalu, Undana mendapatkan tambahan otoritas dan fleksibilitas untuk mengelola manajemen, termasuk asset dan keuangan. Undana juga, ungkap Dr. Maxs, diperkenankan melakukan usaha, namun usaha tersebut tidak berorientasi pada profit semata. Tetapi, keuntungan yang diperoleh tersebut digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan sebagai suatu institusi publik.

Untuk diketahui, sejumlah dewan juri ikut menyoroti beberapa hal dalam sesi diskusi pada hari pertama dan kedua, yakni tentang kehandalan investasi berupa tabungan, giro, deposito, obligasi, reksa dana – yang memiliki performa yang handal – seperti bunga tinggi dan berkelanjutan sesuai fungsi dan manfaat yang diharapkan.

Selain itu, soal teknologi seperti fasilitas ATM, mobile banking, internet banking, cash managemen system, hingga fasilitas API. Kualitas pelayanan, berupa pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa lewat Virtual Acount tanpa biaya administrasi dan kredit bunga ringan dan syarat mudah bagi PNS dan Honorer Undana.

Hal terakhir yang ikut dosorot adalah cakupan pelayanan hingga ke pelosok, daya saing dengan beragam produk inovatif serta kesehatan bank, seperti menjaga dan memelihara kepercayaan masyarakat, hingga memiliki kinerja keuangan yang sehat.

Hingga hari terakhir kontes, pihak Undana belum mengumumkan pemenang untuk menjadi mitra kerjasama Bank Operasional dan Pelayanan Perbankan Undana. Pengumuman akan dilakukan dalam waktu dekat.

(rfl)

Komentar