KUPANG – Mengawali kalender kerja tahun 2026, Universitas Nusa Cendana (Undana) secara resmi memulai roda operasional keuangan melalui penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026. Dalam seremoni yang berlangsung di Grha Cendana, Kamis, 8 Januari 2026, Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng., menekankan bahwa setiap rupiah dalam DIPA harus dikonversi menjadi kualitas layanan dan dukungan penuh bagi proses belajar mahasiswa.
Penyerahan dokumen strategis ini dilakukan kepada seluruh pimpinan unit, lembaga, dan fakultas di lingkungan universitas. Rektor menegaskan bahwa DIPA bukan sekadar dokumen administratif rutin, melainkan instrumen amanah yang wajib dieksekusi secara tepat sasaran demi merespons kebutuhan pemangku kepentingan utama, yaitu mahasiswa.
“DIPA ini harus dieksekusi dengan baik agar seluruh tujuan organisasi menjawab kebutuhan stakeholder utama kita. Dukungan anggaran yang tepat sasaran akan berdampak langsung pada kualitas lulusan, sehingga saat mereka lepas ke masyarakat, mereka menjadi pribadi yang berkualitas,” tegas Prof. Jefri di hadapan jajaran pimpinan Undana.
Merespons arahan tersebut, pimpinan unit kerja menyatakan komitmennya untuk menjaga akuntabilitas dan mempercepat daya serap anggaran. Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Drs. Raynold A. Ludji Nguru, M.Si., memastikan bahwa pelaksanaan program akan dikawal ketat sesuai regulasi yang berlaku. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara perencanaan dan penggunaan anggaran sebagai bentuk penghormatan terhadap konstitusi keuangan organisasi.
Senada dengan hal itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prof. Dr. Drs. Malkisedek Taneo, M.Si., menyatakan kesiapannya untuk melakukan akselerasi kinerja. Sebagai fakultas dengan jumlah program studi terbanyak, FKIP berkomitmen mencapai daya serap tinggi yang berorientasi pada peningkatan indikator kinerja universitas.
“Wajib hukumnya bagi kami untuk menuntaskan program di tahun 2026 ini dengan kinerja yang meningkat. Kami berkomitmen agar penggunaan anggaran ini memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan Undana,” ujar Prof. Malkisedek.
Penyerahan DIPA ini menjadi landasan legalitas bagi seluruh satuan kerja di Undana untuk segera memulai proses pengadaan barang dan jasa serta pelaksanaan kegiatan akademik maupun non-akademik. Dengan dimulainya siklus anggaran lebih awal dan semangat kebersamaan yang kuat, Undana optimistis dapat mencapai target-target strategis tahun 2026 secara optimal, transparan, dan akuntabel. (Audc)
Undana
Unggul
Share This News