• kepegawaian@undana.ac.id
  • (0380) 881580
News Photo

Target Seratus Guru Besar untuk empat tahun kedepan Bagian Kepegawaian Undana melakukan pendampingan One on One

KUPANG – Di balik deretan pengukuhan Guru Besar yang memenuhi kalender akademik tahun 2026, terdapat peran krusial yang bekerja di balik layar: Bagian Kepegawaian. Tidak lagi sekadar pengelola administrasi rutin, Biro Kepegawaian kini bertransformasi menjadi pusat pendampingan (center of excellence) bagi para dosen yang sedang berjuang menembus puncak karier akademik.

Pendampingan "One-on-One" sebagai Kunci
Menyadari bahwa kendala utama kenaikan jabatan seringkali terletak pada rumitnya sinkronisasi data pada sistem SIASN dan SISTER, Bagian Kepegawaian kini menerapkan sistem jemput bola. Tim analis kepegawaian tidak lagi menunggu berkas datang, melainkan melakukan pemetaan terhadap dosen-dosen yang secara kumulatif angka kredit sudah mencukupi, namun terkendala secara administratif.

"Kami tidak ingin ada dosen yang syarat karya ilmiahnya sudah hebat, tapi gagal hanya karena masalah administrasi atau ketidaksinkronan data masa kerja. Di sini, peran kami adalah sebagai navigator," ujar Koordinator Kepegawaian

"Untuk mendukung percepatan guru besar sesuai dengan arahan Rektor Universitas Nusa Cendana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng bagian kepegawaian menjadwalkan pendampingan meliputi pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian dokumen administrasi, penelaahan dokumen penilitian angka kredit dan klarifikasi dan perbaikan berkas pendukung sesuai ketentuan yang berlaku yang yang mana waktu pemdampingan yang disediakan setiap hari Rabu dan Jumat Pukul 15.00 s.d 18.00 WITA 

Dengan pendampingan yang humanis namun tetap disiplin pada aturan, Bagian Kepegawaian optimis bahwa target penambahan Guru Besar tahun ini akan tercapai secara signifikan, sekaligus menjamin integritas data pendidikan tinggi Indonesia.

Share This News

” Pendidikan Tinggi Bermutu, Relevan dan Berdaya Saing “


Tujuan kami adalah menjadikan Undana sebagai perguruan tinggi yang berorientasi global dengan cara mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu, relevan dan berdaya saing, lalu menjadi universitas riset dalam bidang lahan kering kepulauan, serta mewujudkan pengabdian pada masyarakat yang berorientasi kesejahteraan masyarakat.

Undana

Unggul